Minggu, 08 Januari 2017



23:16
Kutemukan kau tergelatak
Sambil menengadah
Angin sepoi menyeru pada pundakmu
Lalu luka manampik.

Hari berlalu
Berlari menjauh
Hati terpaut jauh
Dalam selaksa rindu

Ahhh…
Malam,seperti membujur kaku
Pada angan tentang sua
Padamu seluruh rindu kuhaturkan.


#TapalBatas

Minggu, 21 Agustus 2016

Pacar Spritual

Pacar spritual


Aku membuatkan mu puisi,
lalu malam perlahan turun,
aku kembali mengingatmu,
lalu kubuatkan kau sebait syair.

rindu adalah imajinasiku,
angin ingin berbagi,
tak sehelai pun kuberikan,
dan sepi adalah kekuatanku.

malam kuhaturkan terimakasih,
aku hangat dipelukmu,
lalu kita menjadi satu,
saat angin mengoncang cemburu,

#Waiwerang210820166;10.59

Sabtu, 20 Agustus 2016



 Tentang Sunyi

Aku menikmati mu malam,
Lemah dan gemulai,
Aku mulai terbiasa,
Mencekam lalu sunyi hadir,
 
Pagi pun bersiap tuk kembali,
Namum mata adalah matahari yang menyinari siang,
Desiran angin pun tak mampu mengusik,
Kan ku tunggu hingga fajar menjulang.

Bicara tentang cinta,
Bosan tak berujung,
Berlari dan merasakan semua yang terjadi.

Kilasan cahaya merantai,
Membuat terluka tubuh ini,
Tergulai lemah tak berdaya.

Terlalu naïf,
Tapi inilah kenyataannya.
Untuk Mu Wanita Ku

Aku tak pernah sebahagia ini,
Aku kikuk menatap mu
Aku lemah disampingmu
Aku lupa pada malam kita bersua.

Hasratku membuncah,
Hasratku membara,


Duhai Wanitaku

Bawalah aku,
Aku rindu akan desahan nafasmu,
Aku pun lupa bagaiman mengeja namamu,

Duhai Wanitaku,

Aku selalu bermimpi tentangmu
Aku selalu merindukanmu,
Terima lah Aku menjadi pendampingmu.

Malam

Kau adalah puisi itu,
kudapati kau pada malam,
pada secarik kertas kosong,
kuisi kau dengan imajinasiku.

Masih rapi tersimpan,
wewangianmu pada lorong itu,
tak akan kuberikan pada angin sekalipun,
karena aku begitu aku serakah padamu.

Naif,
Ya aku begitu naif,
Memenjarakanmu pada secarik kertas kosong.


#Waiwerang20062016;11.00