Pacar spritual
Aku membuatkan mu puisi,
lalu malam perlahan turun,
aku kembali mengingatmu,
lalu kubuatkan kau sebait syair.
rindu adalah imajinasiku,
angin ingin berbagi,
tak sehelai pun kuberikan,
dan sepi adalah kekuatanku.
malam kuhaturkan terimakasih,
aku hangat dipelukmu,
lalu kita menjadi satu,
saat angin mengoncang cemburu,
#Waiwerang210820166;10.59
Minggu, 21 Agustus 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar